MATANGKAN PERSIAPAN DUA AGENDA BESAR, SEKDA OKU SELATAN PIMPIN RAPAT FDR XXV DAN SRGF VIII TAHUN 2026

News

MUARADUA Lenterapena. Com– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), H. M. Rahmattullah, S.STP., M.M., memimpin rapat persiapan pelaksanaan Festival Danau Ranau (FDR) XXV dan Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) VIII Tahun 2026. Rapat berlangsung di Ruang Abdi Praja, Senin (12/10/2026).

Rapat ini dilaksanakan untuk mematangkan persiapan dua agenda besar Kabupaten OKU Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 13–14 November 2026. Kedua kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum strategis dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah, melestarikan kebudayaan lokal, serta mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten OKU Selatan, Adi Saputra, S.H., menyampaikan sejumlah rencana dan kebutuhan penyelenggaraan FDR XXV dan SRGF VIII Tahun 2026, termasuk berbagai aspek teknis yang perlu dipersiapkan oleh seluruh perangkat daerah terkait.

Festival Danau Ranau merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan seni serta budaya lokal kepada masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha, khususnya sektor perdagangan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sementara itu, Sriwijaya Ranau Gran Fondo menjadi salah satu agenda olahraga pariwisata yang diharapkan mampu menarik peserta dan pengunjung dari berbagai daerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan keindahan alam Danau Ranau sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten OKU Selatan.

Dalam rapat tersebut, sejumlah hal strategis turut dibahas, di antaranya pemantapan konsep kegiatan, penggunaan logo Harmoni Pesona Ranau, pembentukan panitia pelaksana, serta koordinasi dukungan organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Sekda OKU Selatan, H. M. Rahmattullah, dalam arahannya menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kedua agenda tersebut membutuhkan persiapan yang matang, koordinasi yang solid, serta komitmen bersama dari seluruh perangkat daerah yang terlibat.

Ia menyampaikan bahwa upaya efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah daerah harus disikapi dengan tetap mengedepankan semangat kebersamaan, kreativitas, dan optimalisasi sumber daya yang tersedia, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik.

“Sebagaimana telah kita simak bersama dari paparan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, kita akan melaksanakan dua agenda besar pada tanggal 13 dan 14 November mendatang, yaitu Festival Danau Ranau dan Sriwijaya Gran Fondo. Di tengah upaya efisiensi anggaran, kita harus tetap semangat dan bekerja bersama untuk menyukseskan kegiatan ini. Tentunya, persiapan membutuhkan dukungan dari kita semua, dan pemerintah daerah harus hadir melalui peran aktif seluruh perangkat daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan tahap awal untuk menyamakan persepsi dan mengidentifikasi berbagai kebutuhan penyelenggaraan kegiatan. Pembahasan teknis akan dilanjutkan pada rapat berikutnya agar setiap kekurangan dapat dievaluasi dan disempurnakan secara terarah.

Ia juga meminta agar pembagian tugas dalam surat keputusan (SK) kepanitiaan disusun secara jelas dan dipahami oleh seluruh pihak yang terlibat. Setiap unsur kepanitiaan diharapkan mengetahui tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing guna menghindari tumpang tindih pekerjaan serta memastikan seluruh kebutuhan kegiatan dapat terkoordinasi dengan baik.

“Melalui rapat awal ini, kita berharap sudah ada beberapa hal yang dapat dirumuskan dan disepakati bersama. Nantinya, pada rapat berikutnya, kita tinggal menindaklanjuti hal-hal yang masih perlu disempurnakan serta menerima arahan dan masukan. Terkait tugas dan fungsi dalam SK kepanitiaan, saya minta seluruh pihak yang terlibat dapat memahami tanggung jawab masing-masing dan menyinkronkan dukungannya demi menyukseskan Festival Danau Ranau dan Sriwijaya Gran Fondo Tahun 2026,” tambahnya.

Sekda juga menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah dalam mendukung seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari pengamanan, kelancaran lalu lintas, pelayanan kesehatan, kebersihan lingkungan, kesiapan infrastruktur, penanggulangan kebencanaan, hingga informasi dan publikasi.

Melalui koordinasi sejak tahap perencanaan, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat mempersiapkan kebutuhan sesuai bidang masing-masing sehingga pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Bagian Protokol, Kepala Bagian Umum, serta Camat Banding Agung, Camat Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Camat Mekakau Ilir, dan Camat Warkuk Ranau Selatan (WRS).

Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berharap melalui persiapan yang matang dan sinergi seluruh pihak, Festival Danau Ranau XXV dan Sriwijaya Ranau Gran Fondo VIII Tahun 2026 dapat terselenggara dengan sukses. Kedua agenda tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan promosi pariwisata, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan perekonomian lokal, serta memperkuat citra Kabupaten OKU Selatan sebagai daerah yang memiliki potensi wisata alam dan budaya unggulan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *