PALEMBANG Lenterapena. Com— Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) mengikuti Capacity Building Pengembangan Ekonomi Syariah Daerah di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan berlangsung di Mahameru Meeting Room Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (01/10/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten OKU Selatan, H. M. Rahmattullah, S.STP., M.M., mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting. Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda OKU Selatan, Evitha Winda, S.E., M.M., bersama staf mengikuti kegiatan secara langsung dari Hotel Swarna Dwipa Palembang.
Kegiatan ini diikuti unsur pengurus Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan. Dari Kabupaten OKU Selatan turut hadir Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Dinas KUKMPP, Kepala Bapperida, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Budpar, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Kominfo, Dinas PMPTSP, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Nakertrans, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Umum, Ketua Baznas, dan Ketua PP Muhammadiyah, Direktur Eksekutif KDEKS, Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Muaradua, serta unsur terkait lainnya.
Kegiatan capacity building ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kementerian/lembaga terkait, di antaranya Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas Rosy Wediawaty, S.E., M.Sc., M.S.E., Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Kemendagri Iwan Kurniawan, S.T., M.M., serta narasumber dari Bank Indonesia dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
Materi yang disampaikan mencakup arah kebijakan pengembangan ekonomi syariah nasional dan daerah, implementasi pengembangan ekonomi syariah di daerah, program pengembangan ekonomi syariah Bank Indonesia, fundamental ekonomi syariah, serta peran KDEKS dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah daerah.
Selain itu, peserta mendapatkan pemaparan mengenai orkestrasi, sinergi dan kolaborasi KDEKS serta strategi penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Ekonomi Syariah berbasis potensi lokal. Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab sebagai ruang berbagi pengalaman serta penguatan pemahaman peserta.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekonomi syariah. Pengetahuan dan wawasan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan dalam menyusun langkah strategis pengembangan ekonomi syariah yang sesuai dengan potensi daerah serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi penutupan Capacity Building Pengembangan Ekonomi Syariah Daerah di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 pada sore hari.(Red)




