KETUA POKJA BUNDA PAUD OKU SELATAN BUKA SOSIALISASI PEMANFAATAN PLATFORM PIJAR BUNDA TINGKAT KECAMATAN DAN DESA SECARA DARING

News

MUARADUALenterapena. Com – Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Ny. Hj. Sumiyati Misnadi, membuka secara resmi Sosialisasi Pemanfaatan Platform Pusat Informasi Jejaring Bunda PAUD (PIJAR BUNDA) Tingkat Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring (online), Rabu (22/07/2026).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD Desa, serta para pemangku kepentingan terkait dalam memanfaatkan Platform PIJAR BUNDA sebagai sarana komunikasi, koordinasi, berbagi informasi, dan pelaporan berbagai program PAUD di daerah.

Dalam sambutannya, Ny. Hj. Sumiyati Misnadi menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi melalui Platform PIJAR BUNDA merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan jejaring Bunda PAUD mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.

Menurutnya, platform ini diharapkan dapat menjadi media yang efektif untuk mendukung pelaksanaan program-program PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mempermudah penyampaian informasi serta pelaporan kegiatan secara cepat dan terintegrasi.

“Kami berharap seluruh Bunda PAUD Kecamatan dan Desa dapat memanfaatkan Platform PIJAR BUNDA secara optimal sehingga dapat mendukung peningkatan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemaparan mengenai fitur-fitur Platform PIJAR BUNDA, tata cara penggunaan, mekanisme pengelolaan data dan informasi, serta pemanfaatannya dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bunda PAUD di masing-masing wilayah.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan melalui Pokja Bunda PAUD terus berkomitmen mendorong transformasi digital dalam pengelolaan program PAUD guna mewujudkan layanan pendidikan anak usia dini yang lebih efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan anak.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *