PALEMBANG Lenterapena. Com– Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, secara resmi membuka perhelatan akbar Festival Sriwijaya XXXIV tahun 2026 Festival budaya tahunan yang mengusung tema “The Ancient Relics of Sriwijaya” ini berlangsung mulai tanggal 15 hingga 17 Mei 2026 dan menjadi
yang dipusatkan di Dekranasda Jakabaring Palembang.
Perhelatan tahunan ini menjadi panggung prestisius bagi kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk memamerkan kekayaan budaya dan potensi pariwisata daerah.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda OKU Selatan, Joni Rafles, A.P., M.Si., yang hadir mewakili Bupati OKU Selatan. Kehadiran delegasi OKU Selatan didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Adi Saputra, SH, serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Drs. H. Elyuzar, M.M.Kepala Bagian Ekonomi dan SDA, Plt. Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar OKU Selatan, Asma Badariah, S.E.,
Komitmen OKU Selatan dalam Pelestarian Budaya
Dalam kesempatan tersebut, Joni Rafles menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya festival ini sebagai wadah integrasi budaya di Sumatera Selatan.
”Kami mewakili Pemerintah Kabupaten OKU Selatan sangat mendukung penuh gelaran Festival Sriwijaya ini. Ini adalah momentum krusial untuk memperkenalkan potensi wisata dan kekayaan tradisi OKU Selatan kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus mempererat sinergi antar daerah di Sumsel,” ujar Joni Rafles.
Pesona Kerajinan Bumi Serasan Seandanan.
Sektor kerajinan menjadi sorotan utama di stand OKU Selatan. Ketua Dekranasda Kabupaten OKU Selatan, Ny. Yohana Yuda Yanti Abusama, S.E., bersama Staf ahli TP – PKK Ny. Sumiyanti Misnadi, menekankan pentingnya hilirisasi produk lokal. Dinas pariwisata juga ber kolaborasi dg dekranasda untuk ngisi stand
“Melalui ajang ini, kita ingin publik lebih mengenal kerajinan khas dari OKU Selatan. Mulai dari wastra hingga anyaman yang memiliki nilai historis dan estetika tinggi. Kami terus mendorong para pengrajin lokal agar produk mereka mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ungkap Ny. Yohana.
Senada dengan
Kepala Dinas Pariwisata Adi Saputra, SH menambahkan bahwa keikutsertaan tahun ini difokuskan pada promosi yang lebih intensif guna menarik minat wisatawan berkunjung ke Bumi Serasan Seandanan pasca-festival.
Menampilkan Sanggar Seni Duagha dari Warkuk Ranau SelatanFestival Sriwijaya XXXIV ini diharapkan dapat menjadi katalisator kebangkitan ekonomi kreatif dan pariwisata di Sumatera Selatan melalui kolaborasi antar lini pemerintahan dan sektor swasta (Red)












