MUARADUA Lenterapena. Com Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) resmi menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) Tahun 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas harga barang pokok sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat di wilayah OKU Selatan di Gedung Kesenian. Senin 25/5/2026
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, OKU H. Misnadi,
Sinergi Lintas Sektor untuk Masyarakat
Program pro-rakyat ini berhasil terlaksanakat berkolaborasi dengan berbagai instansi besar seperti Bulog, Bank Sumsel Babel, dan Perumda.
Tidak hanya itu, sektor swasta juga turut ambil bagian dalam menyukseskan agenda ini. Sebanyak 7 perusahaan lokal tercatat sebagai pendukung utama kegiatan, antara lain:
PT Putra Balkom Raya. PT Mulia Elpiji Sejahtera. PT Ranau Cahya Sanubari. PT Syaatir Permata Indah. PT Era Pelita Nusa Raya. PT Selatan Gasindo Utama. PT Muaradua Karosane
Komoditas Pokok Berkualitas dengan Harga Terjangkau
Dalam Operasi Pasar Murah kali ini, TPID Kabupaten OKU Selatan memastikan ketersediaan berbagai bahan pangan penting yang kerap memicu pergerakan inflasi. Beberapa komoditas yang disediakan meliputi:
Beras Medium SPHP dan Beras Kita Minyak Goreng Daging Ayam Bawang Merah & Bawang Putih Telur Ayam
Pemerintah daerah mengusung empat pilar utama dalam pelaksanaan pasar murah ini, yaitu menjamin harga yang terjangkau, memastikan kebutuhan pokok selalu tersedia, memberikan kualitas pangan yang terjamin, serta mengutamakan distribusi yang tepat sasaran untuk seluruh masyarakat OKU Selatan.
”Operasi Pasar Murah ini diharapkan dapat menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat, sekaligus menjaga daya beli warga agar tetap stabil di tengah tantangan ekonomi tahun ini,” ujar perwakilan TPID OKU Selatan.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta, Pemkab OKU Selatan optimistis angka inflasi daerah dapat terus ditekan dan dikendalikan dengan baik sepanjang tahunn.(Red)








