Wartawan Senior Usman Buka Perkebunan Sawit di Desa Pelangki

News

Muaradua – Lenterapena. Com– Sosok Usman sudah tidak asing lagi di dunia pers lokal. Setelah puluhan tahun malang melintang mengejar berita dan menjadi saksi sejarah lewat tulisan-tulisannya, kini pria yang dikenal vokal tersebut buka usaha baru sebagai pengusaha agribisnis.

​Tepat pada Minggu (10/5/2026), Usman secara resmi memperkenalkan usaha perkebunan kelapa sawit miliknya yang berlokasi di Desa Pelangki. Langkah ini diambilnya sebagai bentuk adaptasi dan persiapan masa depan di luar profesi kewartawanan.

​Investasi Masa Tua Ditemui di lokasi perkebunan yang hijau, Usman tampak antusias menunjukkan bibit-bibit sawit unggul yang mulai ditanam. Ia menjelaskan bahwa proyek ini merupakan langkah awal dari rencana jangka panjangnya.

​”Ini baru awal. Saat ini baru ada beberapa hektar yang kita buka dan kita tanami. Rencananya ke depan, luasan lahan ini akan terus kita tambah secara bertahap,” ujar Usman kepada awak media.

Baginya, terjun ke dunia pertanian bukan sekadar mencari kesibukan, melainkan strategi ekonomi yang matang. Ia menganggap pohon sawit adalah “tabungan yang tumbuh”.

​”Profesi wartawan adalah pengabdian, tapi kita juga harus realistis memikirkan masa depan. Kebun sawit ini saya siapkan untuk anak cucu dan sebagai tabungan di masa tua. Jadi, nanti kalau sudah benar-benar gantung pena, ada hasil yang bisa dipetik setiap bulannya,” tambahnya sembari tersenyum.

Inspirasi bagi Rekan Seprofesi ​Keputusan Usman ini mendapat apresiasi dari rekan-rekan sejawatnya. Di tengah fluktuasi industri media, langkah diversifikasi usaha seperti yang dilakukan Usman dianggap sebagai inspirasi bagi wartawan lain agar mulai memikirkan kemandirian ekonomi sejak dini.

​Desa Pelangki sendiri dipilih karena memiliki koltur tanah yang sangat mendukung untuk sektor pertanian,khususnya kelapa sawit. ia berharap, selain untuk pribadi, usahanya ini kelak dapat memberikan dampak positif bagi lapangan kerja warga sekitar di Desa Pelangki pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *